X News Politik Kriminal Pemerintah Seremonial Olahraga Opini Berita Covid-19 Nasional

Bupati Sekadau Aron, SH Menbuka Secara Resmi Kegiatan Pra Rapat Anggota tahunan (RAT) Credit Union (CU) Semandang Jaya (SJ)


Sekadau,batasborneo.com.
Bupati Sekadau Aron, SH menbuka secara resmi kegiatan pra Rapat Anggota tahunan (RAT) Credit Union (CU) Semandang Jaya (SJ), Senin (30/01/2023) di Gedung Kateketik.

Dalam arahannya bupati mengatakan.bahwa RAT merupakan sebagai bentuk pertemuan antara seluruh anggota koperasi untuk mendengarkan laporan tahunan para pengurus. Berapa laba berapa aset dan seperti apa perkembangan koperasi semua di sampaikan pada saat RAT.

"Jika ada Koprasi yang tidak mengadakan RAT, maka dapat dipastikan bahwa koperasi tersebut tidak sehat," kata Aron mengawal sambutannya.

Menurut dia, di Kalimantan atau di.kalbar Koprasi Simpan Pinjam (KSP) seperti CU sudah tidak asing lagi, karena di kampung orang sudah lama mengenal CU sebagai sarana untuk menyimpan uang dan melaksanakan pinjaman. Sehingga, nama CU susah tidak asing lagi bagi masyarakat.

"Karena CU merupakan lembaga keuangan yang sering mempertimbangkan kesulitan anggotanya," kata Aron.

Namun, ia meminta kepada semua CU untuk tidak lari dari visi dan misi awal yakni dari anggota untuk anggota, jangan hilang prinsip awal yakni untuk mensejahterakan anggotanya.

Masih dikatakan Aron lagi, kabar yang cukup menggembirakan usai di hantam wabah covid-19, pertimbangan ekonomi secara umum di kabupaten Sekadau berada pada tingkat 4.31 persen, angka ini terlihat sudah semakin normal, setelah di dera wabah covid-19 yang melumpuhkan semua sektor. Termasuk sektor ekonomi yang juga berdampak pada Koprasi yang bergerak di bidang keuangan seperti CU.

"Karena pada saat itu para anggota tidak bisa menabung apalagi untuk membayar cicilan pinjaman," kata Aron.

Dikatakan dia lagi, tahun 2023 ini ekonomi Dunia dilanda isi resesi.jika ini benar terjadi maka, kita harus sudah siap untuk mengantisipasinya, karena jika resesi ekonomi Dunia benar-benar terjadi pasti akan berdampak juga pada kita.

Maka dari lanjut dia pola pikir kita harus  berubah, bagaimana cara kita mendapatkan uang, kemudahan bisa menabung dan anak kita bisa sekolah.

"pola pikir kita harus berubah, bagaiman cara mendapatkan uang,. lalu bagaimana kita bisa menang dan membiayai sekolah anak bahkan sampai kuliah," kata Aron.

Karena saat ini kata dia, kita fokus untuk memperbaiki Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia. Apalagi IKN.akan pindah ke Kalimantan

"SDM kita harus di siapkan dari Sekarang, agar kita bisa bersaing," pesan Aron.

Sementara itu Emanuel, SKM, ME kepala dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan kabupaten dalam sambutannya mengatakan,bahwa RAT CU Area II dipusatkan di Sekadau.

Sesuai amanah Undang-Undang tentang koperasi,karena Koprasi yang akuntabel harus mengadakan RAT.

"Sesuai amanah Undang-Undang, setiap koperasi harus melaksanakan RAT," kata Kadis.

Ia menyarankan, agar CU sekarang jangan hanya terfokus pada simpan pinjam saja, tingkatkan produk lain yang dapat mengerakan ekonomi masyarakat terutama untuk para anggota CU.

Pemerintah daerah kata dia, telah menyiapkan tempat yakni UMKM Center di sana kita siapkan tempat untuk masyarakat menjual produk hasil olahan tangan termasuk hasil produk para anggota CU.

"Jika ada hasil produk anggota CU silahkan di titip UMKM Center," pesan kadis.


Dikabupaten Sekadau kata dia, ada 195 Koprasi 13 KSP 154 Koprasi yang aktif, 3 CU yang kantor pusat berada di kabupaten Sekadau, 7 CU yang memiliki kantor cabang di Sekadau. 

"Ada 3 CU yang berkantor pusat di kabupaten Sekadau yakni Keling  Kumang, Nyai Anta,dan CU Semarong, sedangkan ada tujuh CU yang memiliki kantor cabang di kabupaten Sekadau," tuturnya.


Sementara itu camat dan Sekadau hilir Joko Dwi Maryono dalam sambutannya mengatakan, sebagai koperasi yang sehat setiap tahun memang harus mengelar RAT.

"Karena itu perintah Undang-undang, karena selama RAT semua anggota harus tahu perkembangan dan omset CU," kata Joko.

Di akui dia,banyak hal yang positif Selain oleh CU terhadap anggotanya, misalnya dengan mendorong agar anggotanya bisa menghiasi produk sendiri, karena CU merupakan lambang keuangan untuk masyarakat kalangan menengah dan kalangan menejer ke bawah.

"Maka dari itu saat masyarakat banyak bergantung kepada CU terkait keuangan mereka dengan cara simpan pinjam," kata Joko.(tim)
LihatTutupKomentar