X News Politik Kriminal Pemerintah Seremonial Olahraga Opini Berita Covid-19 Nasional

Deklarasi Open Decepticon Free (ODF) Desa Belitang Satu Kadis Dinkes Henry Alpius, STOP (BABS)

Sekadau,Batasborneo.com kegiatan deklarasi Open Decepticon Free (ODF) desa Belitang satu kecamatan Belitang kabupaten Sekadau, Kamis (12/10/2023). Di kantor desa Belitang satu. 

"Kepala dinas Kesehatan Penanggulangan Penduduk dan Keluarga Berencana ( DKPPKB) Henry Alpius dalam Sambutan nya mengatakan, rangkaian kegiatan ini, Yang mana dalam mensukseskan Desa dalam pencapaian STOP BABS, ODF Di Desa Belitang Satu, Dengan Sukses Ia juga menambahkan 

"Jika ingin warga dan seluruh masyarakat sehat kita harus mengikuti STBM  pengelolaan sampah dan limbah rumah tangga," pesan Henry.

bahwa penyebab penyakit terbesar yang menular di suatu daerah penyebaran penyakit adalah faktor lingkungan. Nah maka dari itu ajak nya mari menjaga lingkungan agar, Bersih dan sehat,

Kegiatan ODF lanjut dia, merupakan langkah terbaik untuk menyehatkan lingkungan, di Indonesia termasuk negara dengan sanitasi terburuk sehingga setiap tahun anggaran kita hanya dihabiskan untuk biaya pengobatan penyakit menular.
Kata ia, jangan terjadi di kabupaten Sekadau," 

"Selain itu juga dengan kegiatan ini kita juga mengadakan pelayanan pengobatan gratis, Seperti, memberi Vitamin Tambah Darah, cek ibu yang Hamil, Cek kolestrol, Asam urat, dan lain nya sesuai dengan  peraturan yang ada di sini, kata Henry jika  ingin berobat agar warga desa belitang 1 membawa KTP sebagai syarat mendaftar agar  mendatakan  pelayanan pengobatan gratis nya, 

Diri nya juga mengucapkan terimakasih kepada ,Pemerintah desa, puskesmas Belitang, Camat Belitang, yang berkerja sama Hinga Pada hari ini Desa Belitang Satu melakukan Deklarasi ODF

Hadir pada acara tersebut, anggota DPRD Matius Chandra Dawi,. Kadis Pendidikan Fran Dawal, Plt kadis Sosial Paulus Rudi, Kabid sosial Heru, Kapolres Belitang, Danramil Belitang, seluruh kepala desa Se kecamatan Belitang, serta para tokoh masyarakat dan para tokoh agama(v)



Editor : venan
LihatTutupKomentar