X News Politik Kriminal Pemerintah Seremonial Olahraga Opini Berita Covid-19 Nasional

POLRES KUBAR GELAR SIMULASI PENGAMANAN PEMILU, 2024


KUBAR, Batasborneo.com,
Pemilihan Umum tahun 2024 sudah semakin dekat tinggal beberapa bulan lagi,baik Pileg ( Pemilihan Legislatif ) maupun Pilpres ( Pemilihan Presiden ), untuk menghadapi itu Polres Kutai  Barat Polda Kalimantan Timur,"

menggelar"Simulasi Latihan Sistim Pengamanan Kota ( Sispam )dalam rangka menghadapi Pemilu tahun 2024 yang akan datang dilaksanakan di Alun alun ITHO Komplex Kantor Bupati Kutai Barat Selasa (19/9/2023 ).

"Simulasi yang melibatkan Personel Kutai Barat dan  Mahakam Ulu ini,nantinya untuk Persiapan menghadapi,"Apel Gelar Pasukan Sistim Pengaman Pemilu yang akan dilaksanakan nanti pada tanggal 26 September 2023 yang akan datang,

,"Jalannya latihan Simulasi ini langsung di awasi Kapolres Kutai Barat AKBP Heri Rusyaman SIK.MH menegaskan, pihaknya secara serius bersiap-siap dengan tahapan pemilu yang semakin mendekat. Terutamanya pada Oktober, November, dan Desember yang akan memasuki tahapan kampanye.  "Ini sebuah tindakan penting untuk memastikan keamanan dan kesiapan personel serta sarana prasarana yang diperlukan,"ucap Heri Rusyaman,

"Dalam simulasi ini, Polres Kubar akan mengevaluasi kekuatan personel yang akan terlibat serta meninjau sarana prasarana yang diperlukan untuk menjaga keamanan selama tahapan kampanye dan pemilihan itu sendiri. "Sehingga kita tahu berapa kekuatan kita, berapa sarana prasarana yang dibutuhkan," tambah Heri

," Pelaksanaan Sispam kota, Polres Kubar akan mengerahkan lebih dari 300 personel.Jumlah ini termasuk penambahan personel dari Polres Mahakam Ulu yang akan bekerja sama dalam menjaga keamanan pelaksanaan pemilu nanti,"ucap heri rusyaman

"Apel gelar pasukan Sispam kota nanti rencananya akan dihadiri oleh Wakapolda Kaltim dan juga para pemangku kepentingan seperti Bupati Kubar dan Mahulu, serta perwakilan partai politik yang akan berpartisipasi dalam pemilu.

"Simulasi Sispam kota ini sebagai bentuk komitmen dari pihak kepolisian dalam menjaga keamanan dan kelancaran pemilu. Guna memastikan tindakan cepat yang dapat diambil jika terjadi situasi yang tidak di inginkan" tutupnya," ( sumber koran kaltim )


Edit          : daniel
LihatTutupKomentar