X News Politik Kriminal Pemerintah Seremonial Olahraga Opini Berita Covid-19 Nasional

Viral..HUT ke-53 PDI Perjuangan di Sekadau Terasa Hampa, Tak Satu Pun Bendera Banteng Berkibar


Sekadau — Batasborneo.com Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) yang jatuh pada Januari 2026 di Kabupaten Sekadau terpantau berlangsung tanpa semarak. Pantauan di lapangan menunjukkan tidak satu pun bendera berlambang Banteng Moncong Putih terlihat berkibar di sejumlah sudut Kota Sekadau, kondisi yang menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat.
Peristiwa ini terjadi di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, sepanjang Januari 2026, bertepatan dengan momentum bersejarah berdirinya PDI Perjuangan. Padahal, PDI-P diketahui sebagai partai pemenang Pemilu 2024 secara nasional, termasuk memiliki basis dukungan signifikan di berbagai daerah.

Ketidakhadiran atribut partai tersebut memunculkan pertanyaan mengenai mengapa HUT ke-53 PDI-P tidak dirayakan oleh pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI-P Kabupaten Sekadau. Sejumlah warga menilai situasi ini janggal dan kontras dengan tahun-tahun sebelumnya yang biasanya diwarnai pemasangan bendera, baliho, dan kegiatan sosial partai.

Dugaan sementara mengarah pada adanya dinamika internal partai di tingkat daerah, termasuk kemungkinan dampak dari peralihan kepemimpinan di tubuh DPC PDI-P Kabupaten Sekadau. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pengurus DPC PDI-P setempat terkait alasan tidak dilaksanakannya perayaan HUT partai.

Kondisi ini dinilai bagaimana mencerminkan kurangnya konsolidasi dan komunikasi internal, yang seharusnya menjadi kekuatan utama partai besar. Sejumlah simpatisan PDI-P di Sekadau mengaku kecewa dan sedih, mengingat HUT partai bukan sekadar seremoni, melainkan simbol penghormatan terhadap sejarah perjuangan partai. 

Masyarakat berharap pengurus PDI-P Kabupaten Sekadau dapat memberikan klarifikasi terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi serta menjaga kepercayaan kader dan simpatisan di daerah.



Editor : Venan
LihatTutupKomentar