X News Politik Kriminal Pemerintah Seremonial Olahraga Opini Berita Covid-19 Nasional

Pemkab kukar Terus Tingkatkan Kompetensi SDM Yang Inovatif Berdaya Saing

Kutai Kartan negara.Batasbornwo.com Pemkab kukar mengadakan Pelatihan Government Transformation Academy (GTA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab kukar ) melalui BPSDMP Kominfo Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan ,Kerjasama dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Kukar, guna meningkatkan kompetensi di bidang digital.

Pelatihan GTA dibuka oleh Asisten 3 Bidang Administrasi Umum Sekretariat Kabupaten(Setkab) Kukar Heru Toto Subroto.dihadiri Sekretaris Badan Litbang SDM Kementrian Kominfo RI Hariyati, Kepala Balai Pengembangan SDM dan Pemelitian Kominfo Banjarmasin Abdul Rahman Arahap , Kepala BKPSDM Kukar Rahmadi, Kepala Diskominfo Kukar Dafip Haryanto, pada hari Jumat 3 Maret 2023  bertempat di Kantor Bappeda Kukar lantai 2.

Bupati Kukar Edi Damansyah dalam sambutannya yang disampaikan Asisten 3 Heru Totok  menyampaikan,Kemajuan teknologi terutama disektor informatika dan komunikasi memaksa kita untuk melakukan transformasi digital.Pelayanan kepada masyarakat kini tidak lagi dibatasi oleh ruang dan waktu.Terlebih kabupaten kukar dengan luas wilayah 27.263.10 hektar tersebar di 20 kecamatan yang lokasinya cukup jauh dengan aksesibilitas infrastruktur yang masih terbatas pada beberapa wilayah maka dengan adanya kemajuan informasi dan teknologi diharapkan semua pelayanan dapat berbasis digital,dimana hal tersebut dapat memangkas jarak,waktu,dan biaya serta lebih ekonomis,efesien,trasparan dan akuntabel.

Hal ini sangat erat korelasinya,ketika kabupaten kukar masuk kedalam Program Gerakan menuju 100 Smart City dan kawasan Ibu Kota Nusantara yang mendorong Pemerintah Kabupaten Kukar untuk terus berupaya meningkatkan kompetensi SDM agar mampu menjadi ASN yang inovatif,berdaya saing dan mandiri (Idaman)

Pemkab Kukar terus berupaya meningkatkan kompetensi ASN kabupaten Kukar melalui kegiatan pelatihan GTA yang merupakan kerjasama yang tertuang dalam Nota Kesepakatan(MOU) antara Pemkab Kukar dengan Badan Penelitian dan pengembangan SDM Kementrian Komunikasi dan Informatika Banjarmasin tentang Peningkatan Kompetensi SDM Bidang Teknologi Informasi di Kabupaten Kukar.

Asisten 3 Totok Subroto berharap kepada peserta GTA agar Fokus pada pendidikan dan pelatihan GTA ini , Gunakan kesempatan untuk mengikuti kurikulum pelatihan seoptimal mungkin dengan bersikap proaktif dengan penuh kedisiplinan serta ketekunan.Manfaatkan setiap waktu dan kesempatan yang tersedia untuk menyerap ilmu dan keterampilan yang diberikan oleh para instruktur sehingga nanti memiliki kinerja yang tinggi dalam melaksanakan tugas pokok,fungsi dan tanggung jawab .Bangun komunikasi dan kerjasama yang kompak secara intensif antara sesama peserta agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik.harapnya.  

Hariyati Sekretaris Badan Litbang SDM KemenKominfo RI menyampaikan, bahwa kegiatan GTA di Kabupaten Kukar dilaksanakan selama lima hari dari tanggal 3 sampai dengan 7 Maret 2023 diikuti sebanyak 134 ASN Kukar ini bisa berjalan dengan lancar. Ia berharap, kompetensi yang dimiliki para peserta khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kukar bisa lebih meningkat,"

"Ada Tiga hal yang melatarbelakangi penyelenggaraan GTA ini, antara lain penguasaan dan pemanfaatan teknologi informasi beserta informasinya harus menjadi kapasitas yang bulit-in (tertanam), ASN dituntut meningkatkan literasi digitalnya melalui pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence) dan dukungan SDM dan teknologi informasi harus dimajukan secara bersamaan dan terintegrasi.katanya

Haryati menambahkan,Transformasi digital akan bermuara pada transformasi perilaku, khususnya dalam hal melaksanakan pekerjaan. Transformasi digital ini nantinya akan berdampak pada perubahan tingkah laku ASN, yang selanjutnya juga akan merubah layanan kepada masyarakat yang kita berikan. Penyesuaian ASN terhadap digitalisasi akan menciptakan perubahan perilaku untuk meningkatkan pelayanan pada masyarakat"

"Transformasi digital yang dilakukan harus diikuti dengan perubahan perilaku. Transformasi digital ini juga mencakup bagaimana mengintegrasi seluruh area layanan, sehingga mampu menciptkan suatu nilai tambah yang memberikan kepuasan kepada masyarakat sebagai pengguna layanan,” tambahnya.(din.).
LihatTutupKomentar